Cara Alami Mencegah dan Mengobati Herpes

Pengobatan Rumah untuk Mencegah Wabah Penyakit Kulit Herpes

Virus herpes simpleks yang menyebabkan wabah herpes pertama kali Anda alami akan menetap dalam tubuh Anda selamanya, seringkali mengaktifkan diri tanpa pandang bulu.

cara alami mencegah dan mengobati herpes

Menurut Centers for Disease Control, HSV (jenis 1 dan 2) yang menyebabkan wabah herpes genital lebih sering aktif kembali setelah tahun pertama terpapar, dengan durasi gejala berlangsung dan tingkat keparahan akan menurun. Continue reading

Cara memilih indukan ayam arab

Cara memilih indukan ayam arab

Memilih Calon Induk Betina
Pilih induk ayam kcdu merah betina yang baik. Ayam kedu merah betina yang baik mcmiliki ciri-ciri scbagai berikut.

  • Pilih induk betina yang pcrnah bertelur. Induk betina yang pernah bertelur biasanya akan menghasilkan anak ayam yang berkualitas.
  • Tubuhnya tidak cacat (bagian tubuh dan kaki utuh, dan lehernya lurus).
  • Matanya jernih dengan pandangan cerah.
  • Bulunya bersih dan mengilat.
  • Dadanya montok. Leher dan dada merupakan kesatuan yang utuh dan ideal.
  • Sisik kakinya tersusun rapi.
  • Duburnya lebar, basah, dan bersih.
  • Ekornya tumbuh baik.
  • Gerakannya gesit (berontak ketika dipegang).
  • Bangun badannya seperti gerobak, yaitu berbentuk segi empat.
  • Ayam jantan dan betina tidak seketurunan (incest) sebab induk yang seketurunan akan menghasilkan keturunan yang jelek atau cacat.

Memilih Calon Induk Jantan

  • Calon induk ayam arab jantan yang baik memiliki ciri-ciri fisik sebagai berikut.
  • Bentuk tubuh (anatominya) bagus, tidak cacat.
  • Perawakannya tegap, kokoh, dan tidak terlalu gemuk.
  • Paruh kuat, jengger merah cerah menandakan sehat, tegak, dan besar.
  • Bulu badan mengilat sehat.
  • Sifatnya agresif, susah untuk dipegang.
  • Sayap kuat dan berbulu rapi.
  • Kakinya kuat dan bersisik rapi.

Cara Mengawinkan Induk
Ayam arab dan ayam poncin mulai bertelur pada umur 5 bulan. Jika ingin menetaskan telur yang dihasilkan, pilihlah telur hasil perkawinan ayam betina yang berumur 8-12 bulan dan ayam jantan yang berumur 12 bulan. Telur yang dihasilkan oleh ayam pada usia itu memiliki mutu yang bagus untuk ditetaskan.

Ada tiga cara mengawinkan ayam, yaitu kelompok tunggal, kelompok ganda, dan secara bergilir.

A. Kelompok Tunggal
Cara ini mengawinkan seekor jantan dengan 3 ckor betina. Empat ayam

itu disatukan dalam satu kandang. Pejantan akan mengawini betinanya satu per satu. Jika proses perkawinannya baik, telur yang dihasilkan akan memiliki pertunasan yang juga baik. Namun, kalau pejantannya pilih kasih, hanya sebagian telur yang dapat menetas. Biasanya, pertunasan akan baik jika ayam dikawinkan dalam kandang umbaran yang cukup luas pelatarannya.

B. Kelompok Ganda
Cara ini menyatukan sekelompok betina (6-8 ekor) dengan dua ekor pejantan. Kelebihan cara ini betina bisa memilih pejantan yang cocok, sehingga telur yang dihasilkan memiliki daya tetas yang cukup tinggi. Hal yang harus diperharikan aHalah jangan sampai kedua pejantan itu berkelahi. Sama halnya dengan cara pertama, cara ini harus dilakukan di kandang yang pelatarannya luas.

C. Secara Bergilir
Dalam cara ini, satu betina dikawinkan dengan satu pejantan secara bergilir. Sctclah dikawinkan, pejantan dimasukkan kembali ke kandang pemeliharaan. Cara ini merupakan cara yang terbaik karena akan menghasilkan telur serta bibit yang bermutu. Namun, cara ini memburuhkan waktu serta ketekunan.

Cara Mengetahui Saat Ayam Betina akan Bertelur

Bila usaha perkawinan berhasil, betina akan menunjukkan tanda-tanda akan bertelur. Tanda-tanda ayam betina akan bertelur sebagai berikut.

  • Pcnampilannya bertambah gesit, rajin mengorek makanan, dan mencari sarang.
  • Bulu badannya rapat, berimpitan satu sama lain, berkilat, dan teratur rapi.
  • Temboloknya selalu penuh berisi makanan, tetapi tidak keras saat diraba.
  • Janggernya menjadi kaku, bcrdiri tegak, dan berwarna merah menyala.
  • Badan bagian bclakang mcmbesar agak menonjol kc bawali, seperti bentuk pundi. Dinding pcrutnya tipis karena lapisan lemaknya berkurang dan lembut saat diraba.
  • Telur yang masih ada di dalam tubuh terasa menonjol saat diraba dan luar.
  • Duburnya membasah, bcrbentuk bulat panjang, melebar, dan mencbal.

Menentukan Jenis Usaha Ternak Ayam Arab dan Pocin

Menentukan jenis usaha ternak ayam arab dan pocin

Jenis usaha peternakan harus ditentukan sejak awal sebelum kita memulai usaha ternak ayam arab ataupun ayam pocin. Setelah kita tahu Lokasi yang bagus untuk ternak ayam arab dan pocin selanjutnya kita juga harus menentukan jenis usahanya setidaknya ada dua pilihan jenis usaha. Pertama, usaha ditujukan untuk menghasilkan telur konsumsi dengan cara mcmelihara ayam sejak masih DOC.

Sebelum masuk ke jenis usaha kedua kami akan menyampaikan pengertian dari ayam DOC. Ayam DOC merupakan singkatan dari kata Day Old Chick yang artinya anak ayam yang baru lahir atau baru berumur satu hari setelah menetas, untuk jenis kelaminnya sendiri anak ayam yang berumur kurang dari satu bulan susah untuk di bedakan atara jantan dan betina.

Kedua, memelihara induk yang akan menghasilkan telur tetas dengan tujuan menjual DOC. Pola beternak ayam dengan memelihara induk biasanya jarang dilakukan untuk skala usaha besar. Alasannya sederhana, harga induk ayam arab bisa mencapai Rp45.000/ekor. Bahkan ayam pocin lebih mahal lagi. Mahalnya harga indukan akan berakibat meningkatnya biaya produksi. Untuk skala usaha besar, jika kedua tujuan itu akan dicapai, cara yang diterapkan adalah memelihara kedua jenis ayam ini sejak DOC.

Untuk usaha skala kecil (rumah tangga), cara yang paling cocok dan praktis adalah dengan membeli ayam siap bertelur (umur 4-5 bulan). Modal utama yang dibutuhkan untuk memelihara ayam arab maupun pocin hanya untuk membeli ayam yang siap dipelihara dan diambil hasilnya. Kalau untuk yang berskala besar, sehaiknya usaha ini dimulai dengan memelihara induk. Salah satu kelebihan cara ini adalah peternak pemula akan lebih berpengalaman dalam menghasilkan bibit unggul.

Bibit unggul ini penting karena akan sangat menentukan kualitas telur dan anakan di masa yang akan datan. Peternak bisa mengawinkan sendiri jantan arab dengan induk kedu sebagai parent stock, tetapi cara ini memang berisiko. Bisa jadi peternak belum mampu menghasilkan ayam yang sesuai dengan keinginan, karena masih terbatasnya pengetahuan tentang kualitas induk ayam. Namun, perlu diingat bahwa pengalaman adalah guru terbaik, sehingga pengalaman demi pengalaman akan memberi masukan yang berarti.

Dalam menetaskan telur ayam Arab atau Pocin yang lebih efektif bisa dilakukan dengan cara menggunakan alat bantu tetas yaitu berupa¬† mesin penetas telur, baik mesin manual atau otomatis. Hal ini dikarenakan jika kita menetaskan telur dengan mesin, kita bisa menetaskan telur dalam jumlah yang banyak sekaligus tergantugng kapasitas daya tampung mesin. Dan untuk mendapatkan mesin tersebut Anda bisa mengunjungi halaman berikut “harga mesin penetas telur otomatis“.

Lokasi yang bagus untuk ternak ayam arab dan pocin

Lokasi yang bagus untuk ternak ayam arab dan pocin

Tahapan pertama yang perlu dilakukan dalam memulai beternak ayam arab dan poncin adalah lokasi usaha. Lokasi usaha sangat menentukan kelangsungan usaha pada masa depan jika lokasi uasaha ternak berada di lokasi yang bagus tentunya juga hasil yang kita dapatkan atau hasil ternak kita juga ikutan bagus.

Ada tiga hal yang harus menjadi patokan utama dalam memilih lokasi usaha untuk beternak ayam arab maupun ayam pocin . Pertama, masalah sosial, yaitu tanggapan masyarakat atas keberadaan peternakan yang direncanakan. Untuk hal ini, peternak harus memiliki komitmen dalam mengelola peternakannya. Peternakan yang dikelola dengan buruk akan menimbulkan berbagai masalah lingkungan, seperti bau tidak sedap, kotoran, debu, dan mungkin pencemaran udara di lingkungan sekitarnya. Untuk peternakan skala kecil (rumah tangga) mungkin masyarakat di sekitar bisa menerima karena tidak begitu menimbulkan bau dari ternak kita. Namun, jika untuk skala besar , kita harus benar-benar diperhitungkan masalah social ini.

Kedua, masalah produksi. Masalah produksi terutama berkaitan dengan faktor kebisingan dan ketersediaan pakan. Lokasi yang bising dapat menurunkan produktivitas ayam dalam bertelur, karena ayam bisa stres dan ngambek untuk bertelur untuk itu kita harus mencari lokasi yang sangat tepat untuk memulai ternak ayam arab maupun ternak ayam pocin lokasi yang tepat akan mempengaruhi hasil produksi ternak kita. Lokasi peternakan juga harus menjamin kersediaan pakan. Oleh sebab itu, lokasi yang jauh dengan pemasok pakan akan menjadi hambatan ketersediaan pakan dan menimbulkan biaya tambahan bagi peternak oleh sebab itu usahakan cari lokasi yang tidak terlalu jauh dari produsen pakan ternak.

Ketiga, masalah jarak dengan tempar pemasaran. Masalah yang ketiga ini perlu mendapat perhatian serius. Jarak yang jauh bisa berarti penambahan biaya distribusi, sehingga mengurangi persentase keuntungan. seharusnya, dalam usaha apa pun, masalah efisiensi perlu dikkukan untuk memotong biaya pengeluaran. Biaya yang bisa dihemat tentu saja akan mempengaruhi tingkat keuntungan, sehingga jarak yang jauh bisa berarti biaya distribusi menjadi besar. Begitu juga sebaliknya.

Demikian tadi tiga hal penting yang harus di perhatikan jika kita ingin beternak ayam arab maupun ayam pocin semoga artikel ini dapat membantu.